Selasa, 22 Januari 2013

PRAKTIKUM ANATOMI DAN MORFOLOGI HEWAN VERTEBRATA (PISCES)



Posting kali ini tentang praktikum pengamatan morfologi dan anatomi hewan vertebrata terutama dari kelas pisces.

Seperti yang kita ketahui bahwa  Kingdom Animalia (hewan) berdasarkan ada tidaknya tulang belakang dibedakan menjadi dua yaitu hewan bertulang belakang (Vertebrata) dan hewan tidak bertulang belakang (Avertebrata).  Dalam sistem klasifikasi hewan vertebrata dibagi menjadi 5 kelas yaitu: Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves dan Mamalia.

  
A. TUJUAN  PRAKTIKUM :
  1. .Mengidentifikasi ciri morfologi dan anatomi dari hewan vertebrata (pisces)
  2. Menggambar morfologi dan anatomi hewan vertebrata (pisces)
  3. Mendiskripsikan hubungan morfologi anatomi hewan dengan adaptasinya terhadap lingkungan (habitatnya)
  4. Menyusun laporan praktikum morfologi dan anatomi hewan vertebrata (Pisces) 
B. ALAT DAN BAHAN
  1. 1 Ekor ikan segar
  2. Alkohol 70% atau Eter
  3.  Air
  4.  Kapas
  5. 1 Set Alat bedah
  6.  Sarung tangan plastic
  7. Alat tulis
  8. Lap
  9.  Plastik tebal/Kresek
  10.  Ember  

    C.  LANGKAH KERJA
  11. 1)      Pakailah jas lab kalian jangan lupa memakai nomer absen masing-masing.
    2)      Letakkan plastic tebal/kresek diatas meja jadikan alas untuk membedah
    3)      Pakailah sarung tangan
    4)      Ambil 1 ekor ikan kemudian letakkan diatas plastic yang telah kalian siapkan
    5)      Basahi kapas dengan alkohol kemudian tempelkan pada bagian operculum
    6)      Biarkan ikan tenang baru kemudian gambarlah morfologinya
    7)      Bedahlah badan ikan mulai dari bagian operculum sampai dengan perut di depan anus
    8)      Amati organ dan gambarlah pada kotak yang telah disediakan
    9)      Jawablah pertanyaan yang telah disediakan
    10)   Bersihkan seluruh bahan praktikum.

     HASIL GAMBAR MORFOLOGI DAN ANATOMI


     













     Foto morfologi ikan


     
    Foto Anatomi ikan 


    Proses pembedahan


    Just Example
    Example 2


     Pisces

    Kelas Pisces (ikan)  hidup di air tawar dan air asin (laut). Berdasarkan tulang penyusun, kelas ini dibedakan atas ikan bertulang sejati (Osteichtyes) dan ikan yang bertulang rawan (Chondrichetyes).Kalau dilihat dari jumlah spesiesnya yang dikatakan terbanyak dari vertebrata. Penyebaran ikan boleh dikatakan hampir diseluruh permukaan bumi ditemukan di air tawar maupun air asin.
    Ikan adalah hewan bertulang belakang (vertebrata) yang hidup di air. Suhu tubuhnya berubah-ubah tergantung dengan suhu lingkungannya (poikiloterm). Bergerak dan mempertahankan keseimbangan tubuhnya dengan menggunakan sirip dan bernafas dengan insang. Kebanyakan ikan memiliki bentuk tubuh streamline dimana tubuh bagian anterior (depan) dan posterior (belakang) mengerucut. Bentuk tubuh tersebut akan memberikan kemudahan ikan dalam menembus air sebagai media hidup. Bentuk tubuh tersebut biasanya dikatakan sebagai bentuk tubuh ideal (fusiform). Penutup tubuh ikan sebagian besar adalah sisik sedangkan sebagian lagi kulit. 
    Bagian sisi tubuh terdapat gurat sisi (linnea lateralis) merupakan salah satu bagian tubuh ikan yang dapat dilihat secara langsung sebagai garis yang gelap di sepanjang kedua sisi tubuh ikan mulai dari posterior operculum sampai pangkal ekor (peduncle). Linnea Lateralis sangat penting keberadaannya sebagai organ sensori ikan yang dapat mendeteksi perubahan gelombang air dan listrik. Selain itu, linea lateralis juga juga berfungsi sebagai echo-location yang membantu ikan untuk mengidentifikasi lingkungan sekitarnya.  Bagian tubuh ikan dapat dibagi tiga bagian yaitu: 
    •  Bagian kepala (Caput) yakni bagian dari ujung mulut terdepan hingga hingga ujung perculum (tutup insang) paling belakang. Adapun organ yang terdapat pada bagian kepala ini antara lain adalah mulut, rahang, gigi, sungut, cekung hidung, mata, insang, perculum, otak, jantung. Jantung terdiri atas satu serambi dan satu bilik 
    • Bagian badan (Truncus) yakni dari ujung perculum (tutup insang) paling belakang sampai pangkal awal sirip belakang atau sering dikenal dengan istilah sirip dubur. Organ yang terdapat pada bagian ini antara lain adalah sirip punggung, sirip dada, sirip perut, hati, limpa, empedu, lambung, usus, ginjal, gonad, gelembung renang, dan sebagainya.
    • Bagian ekor (Cauda), yakni bagian yang berada diantara pangkal awal sirip belakang/dubur sampai dengan ujung terbelakang sirip ekor. Adapun yang ada pada bagian ini antara lain adalah anus, sirip dubur, sirip dan ekor. Bentuk tubuh atau morfologi ikan erat kaitannya dengan anatomi.
     

1 komentar:

ahmad fatoni mengatakan...

maf ne, erkadang guru sudah mengingatkan siswa memaki jasleb, tapi gurunya sendiri tidak memeaki. dan aktiiftas yg di lakukan juga tidak jauh berbeda, mohon dipertimbangkan.

Poskan Komentar

Terimakasih sudah berkunjung ditunggu komentarnya....^_*